Jumat, 02 September 2016

BEDAH BUKU PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI DAN CARA PRAKTIS PENINGKATANNYA Karya : DR.H.Hendra Sofyan, M.Si.




BEDAH BUKU
PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI DAN CARA PRAKTIS PENINGKATANNYA
Karya : DR.H.Hendra Sofyan, M.Si.

Saya memulai bedah buku ini dari gambaran secara umum; yaitu:
- Tampilan : bagus dan menarik. Gambar cover guru menjelaskan dan beberapa anak duduk dikursi. Biasanya AUD lebih suka duduk sambil melingkar dan terkesan belajar menjadi kaku bila duduk di kursi kalau tidak diperhatikan secara cermat. Cover belum bisa menjelaskan apakah dua orang anak duduk dibawah pohon atau 1 orang yang sama melakukan kegiatan yang berbeda.
- Bahasa : sudah memenuhi kaidah tata bahasa baku (S-P-O), membaca buku ini terasa ringandan mudah dipahami karena bahasanya yang populer sehingga membuat topik yang sifatnya teoritis dan berat menjadi bagian yang enak untuk di pahami.
- Isi : inovatif, lengkap dan memberikan gambaran apa yang perlu digali dari perkembangan anak usia dini dan bagaimana  konsep guru dalam mengembangkan tema dari sudut pandang dunia PAUD.
- Cara penulis mengangkat topik perkembangan AUD sangat menarik karena semua perkembangan  dapat dicapai melalui bermain. Guru harus memahami dunia anak dan membuat perencanaan pembelajaran dengan melihat indikator pencapaian. Ada perubahan pola pikir saya setelah membaca buku ini yaitu terjadi perubahan dari bersikap bahwa buku yang kita baca hanya pengayaan saja, tetapi buku ini memberikan panduan bagaimana cara kita menggali informasi dengan anak dan tema yang akan diberikan untuk pembelajaran.
Secara keseluruhan buku ini sangat menarik karena memberikan informasi yang penting mengenai perkembangan anak usia dini dengan menambahkan bab-bab lain yang cukup krusial sehingga buku ini menjadi sangat penting, harus dimiliki dan tidak boleh tidak  karena menjadi acuan dan sangat dibutuhkan oleh banyak orang.

Untuk itu, saya akan mencoba membahas bab-perbab dan memberi masukan atau saran-saran perbaikan.
BAB I : Pendahuluan
Bab ini memberi fakta-fakta bahwa pelaksanaan PAUD harus dilakukan orang yang profesional, perkembangan anak usia dini dalam rangka memenuhi proses pengoptimalan seluruh potensi perkembangan anak . Apabila tidak dioptimalkan PAUD maka dilihat fakta dilapangan dengan kejadian yang terjadi sudah saling berhubungan.
BAB II : Hakikat dan Landasan PAUD
Saya melihat bahwa PAUD  berawal dari keluarga atau dirumah kemudian disekolah dan masyarakat. Keluarga merupakan tempat berlangsungnya proses pendidikan pertama dan utama. Awal masuk sekolah merupakan tahap awal anak berinteraksi dengan orang lain dan masa anak untuk berpisah dengan orang tua dan bekal anak untuk bersosialisasi dengan masyarakat. Pada pengertian perkembangan AUD, prinsip perkembangan,  teori aspek perkembangan sangat jelas terlihat dan digambarkan oleh penulis.
Aspek yang ingin dicapai Motorik, Pada Bahasa  pembaca tidak menemukan berapa kosa kata bagi anak yang berumur 5-6 Tahun secara teori, Sosial Emosional, Kognitif, Moral sudah sangat jelas teori dan perkembangan yang akan dicapai terhadap AUD.
BAB III : Anak Usia Dini
Pada bab ini penulis sangat fokus dan perkembangan anak usia dini dengan cara bermain sambil belajar. Sehingga pembaca sangat setuju dengan hal ini. Karena dengan bermain  aspek yang akan dicapai sesuai dengan Permendikbud  137  Tahun  2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Permendikbud  No. 146 Tahun  2014  tentang Kurikulum  2013  PAUD. Permendiknas No 84 Tahun 2014 tentang Pendirian Anak Usia Dini.
Bab VI : Pendekatan Tematik
Prinsip tema  sangat penting karena tema adalah jaringan-jaringan dalam tema yang ditata secara urut dan sistematis, alokasi waktu yang  diperlukan untuk setiap jaringan tema, dalam proses pembelajaran. Pembelajaran haruslah bermakna dan berorientasi pada kebutuhan dan perkembangan anak. Selain itu tema harus dapat mengembangkan ide-ide sentral yaitu : berpusat pada siswa, memberikan pengalaman langsung, pemisahan mata pelajaran tidak begitu jelas, menyajikan konsep dari berbagai mata pelajaran, bersifat fleksibel, hasil pembelajaran sesuai dengan minat dan kebutuhan siswa, menggunakan prinsip belajar sambil bermain dan menyenangkan.
BAB V : Pelaksanaan KBM di Taman Kanak-Kanak
Buku ini merupakan hasil penelitian Disertasi  sehingga alternatif penanganannya merupakan alternatif yang telah dicobakan oleh penulis. Tetapi menurut saya bermain di luar kelas  yang ditawarkan masih perlu banyak alternatif. Sehingga guru bisa mempersepsikan dan mendapat gambaran bagaimana kegiatan bermain di luar kelas. Untuk kegiatan inti semua pekerjaan anak sudah dibuat oleh guru. Hal ini tidak menggali kreatifitas anak, sebaiknya lembar kerja hanya dicontohkan guru anak-anak melakukan kegiatan sendiri dan guru memberikan motivasi (maaf pak, model yang kita gunakan sentra) dan guru selalu memberikan penguatan akan tema.

Bab VI. Peningkatan Perkembangan AUD dan kaitannya dengan PTK
Dari bab ini hanya di jelaskan tentang PTK saja, dan belum ada hasil dari perkembangan yang diharapkan bagi AUD.
Bab VII. Rencana Kegiatan Harian (RKH) atau Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian (RPPH)
Sebelum adanya Rencana Kegiatan Harian seharusnya ada Rencana Kegiatan Mingguan (RKM) atau Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mingguan (RPPM). Untuk gambar di lembar kegiatan di masukkan ke dalam lampiran.
Bab VIII. Alat Ukur Perkembangan AUD
Alat ukur ini sebagai acuan sudah sampai dimana kemampuan guru untuk meningkatkan indikator pencapaian perkembangan anak dengan kegiatan yang dilakukan dan sebagai evaluasi kerja guru.
emikianlah bedah buku ini semoga bisa memberi banyak manfaat bagi penulis dan juga bagi kita. Kita semua yang menunggu buku ini dan kelanjutan buku lain dari Pak Hendra. Selamat menulis lagi dan lagi....dan motivasi bagi kami mahasiswa bapak.
Rita Zubaidah, MPU.15.2322  PASCA IAIN STS JAMBI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar