BEDAH
BUKU
PERKEMBANGAN
ANAK USIA DINI DAN CARA PRAKTIS PENINGKATANNYA
Karya
: DR.H.Hendra Sofyan, M.Si.
Saya
memulai bedah buku ini dari gambaran secara umum; yaitu:
- Tampilan : bagus dan
menarik. Gambar cover guru menjelaskan dan beberapa anak duduk dikursi.
Biasanya AUD lebih suka duduk sambil melingkar dan terkesan belajar menjadi
kaku bila duduk di kursi kalau tidak diperhatikan secara cermat. Cover belum
bisa menjelaskan apakah dua orang anak duduk dibawah pohon atau 1 orang yang
sama melakukan kegiatan yang berbeda.
- Bahasa : sudah memenuhi
kaidah tata bahasa baku (S-P-O), membaca buku ini terasa ringandan mudah
dipahami karena bahasanya yang populer sehingga membuat topik yang sifatnya teoritis
dan berat menjadi bagian yang enak untuk di pahami.
- Isi : inovatif,
lengkap dan memberikan gambaran apa yang perlu digali dari perkembangan anak
usia dini dan bagaimana konsep guru
dalam mengembangkan tema dari sudut pandang dunia PAUD.
- Cara penulis
mengangkat topik perkembangan AUD sangat menarik karena semua perkembangan dapat dicapai melalui bermain. Guru harus
memahami dunia anak dan membuat perencanaan pembelajaran dengan melihat
indikator pencapaian. Ada perubahan pola pikir saya setelah membaca buku ini yaitu
terjadi perubahan dari bersikap bahwa buku yang kita baca hanya pengayaan saja,
tetapi buku ini memberikan panduan bagaimana cara kita menggali informasi
dengan anak dan tema yang akan diberikan untuk pembelajaran.
Secara
keseluruhan buku ini sangat menarik karena memberikan informasi yang penting
mengenai perkembangan anak usia dini dengan menambahkan bab-bab lain yang cukup
krusial sehingga buku ini menjadi sangat penting, harus dimiliki dan tidak
boleh tidak karena menjadi acuan dan
sangat dibutuhkan oleh banyak orang.
Untuk
itu, saya akan mencoba membahas bab-perbab dan memberi masukan atau saran-saran
perbaikan.
BAB I :
Pendahuluan
Bab
ini memberi fakta-fakta bahwa pelaksanaan PAUD harus dilakukan orang yang
profesional, perkembangan anak usia dini dalam rangka memenuhi proses
pengoptimalan seluruh potensi perkembangan anak . Apabila tidak dioptimalkan
PAUD maka dilihat fakta dilapangan dengan kejadian yang terjadi sudah saling
berhubungan.
BAB II : Hakikat
dan Landasan PAUD
Saya
melihat bahwa PAUD berawal dari keluarga
atau dirumah kemudian disekolah dan masyarakat. Keluarga merupakan tempat
berlangsungnya proses pendidikan pertama dan utama. Awal masuk sekolah
merupakan tahap awal anak berinteraksi dengan orang lain dan masa anak untuk
berpisah dengan orang tua dan bekal anak untuk bersosialisasi dengan
masyarakat. Pada pengertian perkembangan AUD, prinsip perkembangan, teori aspek perkembangan sangat jelas
terlihat dan digambarkan oleh penulis.
Aspek
yang ingin dicapai Motorik, Pada Bahasa
pembaca tidak menemukan berapa kosa kata bagi anak yang berumur 5-6
Tahun secara teori, Sosial Emosional, Kognitif, Moral sudah sangat jelas teori
dan perkembangan yang akan dicapai terhadap AUD.
BAB III : Anak
Usia Dini
Pada
bab ini penulis sangat fokus dan perkembangan anak usia dini dengan cara bermain
sambil belajar. Sehingga pembaca sangat setuju dengan hal ini. Karena dengan
bermain aspek yang akan dicapai sesuai
dengan Permendikbud 137 Tahun 2014
tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Permendikbud No. 146 Tahun
2014 tentang Kurikulum 2013
PAUD. Permendiknas No 84 Tahun 2014 tentang Pendirian Anak Usia Dini.
Bab VI :
Pendekatan Tematik
Prinsip
tema sangat penting karena tema adalah
jaringan-jaringan dalam tema yang ditata secara urut dan sistematis, alokasi
waktu yang diperlukan untuk setiap
jaringan tema, dalam proses pembelajaran. Pembelajaran haruslah bermakna dan
berorientasi pada kebutuhan dan perkembangan anak. Selain itu tema harus dapat
mengembangkan ide-ide sentral yaitu : berpusat pada siswa, memberikan
pengalaman langsung, pemisahan mata pelajaran tidak begitu jelas, menyajikan
konsep dari berbagai mata pelajaran, bersifat fleksibel, hasil pembelajaran
sesuai dengan minat dan kebutuhan siswa, menggunakan prinsip belajar sambil
bermain dan menyenangkan.
BAB V : Pelaksanaan
KBM di Taman Kanak-Kanak
Buku
ini merupakan hasil penelitian Disertasi sehingga alternatif penanganannya merupakan alternatif
yang telah dicobakan oleh penulis. Tetapi menurut saya bermain di luar kelas yang ditawarkan masih perlu banyak alternatif.
Sehingga guru bisa mempersepsikan dan mendapat gambaran bagaimana kegiatan
bermain di luar kelas. Untuk kegiatan inti semua pekerjaan anak sudah dibuat
oleh guru. Hal ini tidak menggali kreatifitas anak, sebaiknya lembar kerja
hanya dicontohkan guru anak-anak melakukan kegiatan sendiri dan guru memberikan
motivasi (maaf pak, model yang kita gunakan sentra) dan guru selalu memberikan
penguatan akan tema.
Bab VI.
Peningkatan Perkembangan AUD dan kaitannya dengan PTK
Dari
bab ini hanya di jelaskan tentang PTK saja, dan belum ada hasil dari
perkembangan yang diharapkan bagi AUD.
Bab VII. Rencana
Kegiatan Harian (RKH) atau Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian (RPPH)
Sebelum
adanya Rencana Kegiatan Harian seharusnya ada Rencana Kegiatan Mingguan (RKM) atau
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mingguan (RPPM). Untuk gambar di lembar
kegiatan di masukkan ke dalam lampiran.
Bab VIII. Alat
Ukur Perkembangan AUD
Alat
ukur ini sebagai acuan sudah sampai dimana kemampuan guru untuk meningkatkan indikator
pencapaian perkembangan anak dengan kegiatan yang dilakukan dan sebagai evaluasi
kerja guru.
emikianlah
bedah buku ini semoga bisa memberi banyak manfaat bagi penulis dan juga bagi
kita. Kita semua yang menunggu buku ini dan kelanjutan buku lain dari Pak
Hendra. Selamat menulis lagi dan lagi....dan motivasi bagi kami mahasiswa bapak.
Rita Zubaidah,
MPU.15.2322 PASCA IAIN STS JAMBI